Swipe to the left

5 Kondisi Bayi Baru Lahir Yang Bisa Membuat Panik

By Admin 2 years ago 335 Views No comments

Ketika seorang wanita diberi kesempatan untuk melahirkan dan merawat seorang bayi mungil maka tantangan sebenarnya menjadi seorang wanita dan seorang ibu telah dimulai. Sebagai orang tua baru yang minim pengalaman ketika melihat atau menemukan kondisi sang buah hati tidak seperti biasanya hal pertama yang terlintas difikiran adalah segera hubungi dokter atau minimal menelpon orang tua dirumah untuk meminta saran. Well, perlu bunda pahami bahwa dalam pertumbuhan dan perkembangannya bayi akan mengalami berbagai macam kondisi yang kadang tidak selalu terlihat baik namun bunda jangan keburu panik ya, karena beberapa kondisi ternyata tidaklah seburuk kelihatannya malah masih dalam kategori normal. Lima kondisi berikut bisa memberikan gambaran mendasar tentang hal tersebut.

  • Berat Badan Menurun
  • Selalu Muntah Setiap Selesai Minum ASI
  • Selalu Bersin-Bersin
  • Menangis Tanpa Henti
  • Enggan Menyusu

Tentu merupakan kebahagian ketika untuk pertama kalinya bunda menggendong bayi mungil setelah proses persalinan. Namun beberapa hari setelah hari kelahiran mengapa berat badan bayi terus menurun? Jangan panik ya bunda, hal ini wajar terjadi karena semua bayi mengalaminya pada minggu pertama kehidupannya karena cairan tubuh dan lemak yang dibawa saat lahir untuk membantu bayi beradaptasi dengan lingkungan di luar rahim perlahan-lahan akan berkurang. Bunda boleh panik ketika memasuki minggu kedua dan ketiga berat badan bayi terus menurun atau tidak bertambah.

Setiap selesai minum ASI bayi bunda selalu saja muntah. Well, kenali dulu muntahnya seperti apa ya bunda sebelum mulai panik karena wajar saja bayi muntah setelah minum ASI yang lebih dikenal dengan istilan gumoh karena fungsi saluran pencernaan bayi yang belum sempurna sehingga kadang cairan ASI masih tertinggal di tenggorokan. Oleh karena itu selalu sendawakan bayi setelah minum ASI untuk mengurangi frekuensi muntahnya. Namun jika muntahnya dalam jumlah yang besar, sering serta disertai cairan hijau maka langkah selanjutnya adalah menghubungi dokter.

Sama halnya dengan saluran pencernaan yang belum sempurna, saluran pernafasan bayi juga belum sempurna diawal-awal kehidupannya. Oleh karena itu bayi akan sering bersin-bersin yang merupakan bagian dari proses pematangan sistem pernafasannya. Tidak perlu menghubungi dokter jika hanya sekedar bersin-bersin biasa tanpa disertai dengan naiknya suhu badan atau reaksi alergi.

Menangis tanpa henti merupakan salah satu ciri bayi mengalami kolik, yaitu kondisi dimana bayi akan terus menangis yang seringnya tanpa sebab yang jelas. Jangan panik ya bunda, pastikan saja bayi bunda sudah pada kondisi terbaiknya. Kondisi ini berangsur-angsur akan berkurang bahkan jarang ditemui ketika bayi memasuki usia 4 bulan. Kondisi seperti ini masih tergolong wajar, kecuali ketika bayi menangis disertai dengan kejang-kejang dan di beberapa bagian tubuh terlihat kesakitan ketika disentuh.

Bayi juga butuh waktu untuk belajar menyusu dari puting sang bunda, selain itu bayi tidak membutuhkan banyak ASI diawal-awal kehidupannya. Oleh karena itu jika sang buah hati masih ogah-ogahan ketika diminta menyusui jangan khawatir berlebihan. Namun jika setelah tiga hari bayi masih juga enggan menyusui, bunda boleh mulai khawatir. Konsultasi kondisi bayi bunda segera dengan dokter.

Membekali diri dengan pengetahuan-pengetahuan mendasar tentang pengasuhan anak sangatlah penting bagi ayah bunda. Ditambah lagi saat ini sangat mudah sekali mencari informasi tanpa harus berkonsultasi dengan dokter.