Swipe to the left

Posts tagged 'ibu hamil'

RSS Feed

Hal-Hal Penting untuk Menghadapi Operasi Caesar

By Admin 2 years ago 261 Views No comments

Banyak orang beranggapan bahwa seorang ibu yang melahirkan melalui operasi Caesar adalah mereka yang merugi karena tidak memiliki kesempatan untuk melahirkan secara normal. Anggapan yang sedikit banyak sering membuat para ibu yang melahirkan melalui opearasi Caesar semakin berkecil hati. Yang kebanyakan orang tidak tahu adalah walaupun melahirkan melalui meja operasi membuat seorang ibu tidak merasakan sakit seperti melahirkan normal namun risikonya justru lebih besar yang membuat seorang ibu melahirkan melalui operasi Caesar harus memiliki keberanian ekstra karena akan selalu ada risiko seperti kesalahan di meja operasi, waktu pemulihan yang lebih lama, dan kemungkinan mengalami trauma karena selama proses operasi pasien berada pada kondisi sadar. Oleh karena itu jika dokter sudah memvonis seorang ibu untuk melahirkan melalui prosedur operasi Caesar terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan:

  • Pemilihan Rumah Sakit yang Tepat
  • Pilih Rumah Sakit yang Pro-ASI
  • Biaya atau Asuransi

Walaupun prosedur operasi Caesar sudah bukan hal asing lagi namun operasi ini termasuk kategori operasi besar sehingga risiko yang harus ditanggung juga besar. Saat ini banyak klinik bersalin yang sudah menyediakan layanan operasi Caesar namun melakukan prosedur operasi ini di rumah sakit sangat direkomendasikan. Mengapa? Karena tidak semua klinik bersalin memiliki ruang ICU mengingat betapa besar kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama proses persalinan, memilih melakukannya di rumah sakit yang tentunya memiliki ruang ICU sangat direkomendasikan. Hanya untuk berjaga-jaga.

Walaupun WHO sudah mengkampanyekan pentingnya Inisiasi Menyusui Dini dan ASI ekslusif, namun kenyataannya di Indonesia masih banyak praktisi kesehatan yang memilih jalur praktis yaitu lewat susu formula. Seorang ibu yang melahirkan melalui meja operasi tidak boleh bergerak selama minimal 24 jam yang artinya sangat tidak mungkin untuk mengasuh bayinya sendiri. Solusi dari rumah sakit adalah menitipkan bayi kepada bidan atau perawat di ruang perawatan bayi. Namun, kebanyakan rumah sakit tidak menyediakan layanan mengantar bayi ke ruang rawat inap untuk mendapatkan ASI. Oleh karena itu penting memilih rumah sakit yang Pro-ASI yang menyediakan layanan mengantar bayi untuk mendapatkan ASI setiap dua jam sekali.

Dibandingkan dengan kelahiran secara normal, melahirkan secara Caesar memakan banyak sekali biaya. Pastikan Anda sudah menyiapkan dana cadangan yang cukup besar atau setidaknya asuransi kesehatan yang dapat membantu mengcover segala jenis biaya operasi.

Ketiga hal di atas memang kelihatan sepele namun sangat penting untuk diingat oleh ayah bunda karena kemungkinan seorang ibu melahirkan melalui meja operasi selalu ada, entah itu karena kondisi bayinya atau kondisi ibunya. Mempersiapkan dan mencari tahu lebih jauh tentang prosedur operasi ini juga sangat penting sebelum keputusan dibuat.

Cara Mengatasi Posisi Bayi Sungsang

By Admin 2 years ago 213 Views No comments

Setiap ibu hamil harus menyisihkan setidaknya satu hari sekali dalam sebulan untuk berkunjung ke dokter kandungan guna memeriksakan kondisi kehamilan. Hal ini dapat menurunkan risiko adanya komplikasi ketika proses persalinan, salah satunya adalah dapat menghindarikan bayi lahir dalam posisi sungsang. Apa itu posisi sungsang? Posisi sungsang adalah sebuah kondisi dimana posisi bayi di dalam rahim, saat sudah cukup bulan, posisi kepalanya tidak berada di jalan lahir. Solusi terakhirnya adalah operasi Caesar, namun jika kondisi ini sudah diketahui setidaknya dua atau satu bulan sebelumnya maka terdapat beberapa cara yang bisa ditempuh untuk menempatkan bayi pada posisi yang sebenarnya:

  • Olah Raga
  • Senam Hamil
  • Hypnobirthing

Olah raga yang paling dianjurkan adalah berenang karena salah satu alasan bayi kesulitan berputar adalah karena rongga rahim ibu yang sempit dan dengan berenang memungkinkan panggul ibu menjadi lebih relax dan longgar sehingga bisa memberi ruang kepada si calon untuk berputar ke arah jalan lahir.

Beberapa posisi senam hamil seperti merangkak dan headstand sudah terbukti dapat membantu mengatasi posisi bayi sungsang. Cara sederhananya adalah lakukan posisi membungkuk dilantai seperti posisi mengepel dengan tangan, lakukan setiap pagi atau sesering mungkin.

Metode ini memang masih cukup asing di kalangan para ibu di Indonesia bahkan di kalangan praktisi kesehatan sendiri. Teknik ini cukup mudah untuk dilakukan bahkan tidak perlu didampingi oleh tenaga profesional karena yang perlu ibu lakukan hanyalah berbicara kepada sang calon bayi dan mengajaknya untuk berputar kearah jalan lahir. Sembari mengajaknya bicara sang ibu juga harus memvisualisasikan tubuh bayi berputar ke arah jalan lahir. Teknik ini terdengar sederhana namun sudah terbukti sangat efektif.

Sebenarnya masih ada beberapa cara lain untuk menstimulasi bayi agar mau berputar kearah jalan lahir seperti stimulasi cahaya dan suara dan bahkan diantara masyarakat tradisional, pijat atau urut masih dipercaya mampu membantu mengembalikan posisi bayi ke posisi lahir walaupun masih diragukan dari segi medis. Namun ketiga metode di atas sudah terbukti aman serta efektif. Selain itu metode tersebut relatif mudah dilakukan bahkan cukup aman tanpa bantuan tenaga profesional.