Swipe to the left

Tips Menghadapi Bayi Muntah atau Gumoh

By store admin 3 years ago 3028 Views No comments

Sebagai orang tua baru kadang bertanya-tanya apa yang harus dilakukan terhadap buah hati mereka, terutama disaat kondisi bayi tidak seperti biasanya. Sebagai contoh adalah ketika bayi muntah. Perlu ayah bunda pahami, muntah atau gumoh normal dan wajar terjadi pada bayi di awal-awal kehidupannya karena sistem pencernaan bayi yang masih dalam tahap perkembangan dan belum sempurna. Oleh karena itu penting bagi ayah ibu untuk memahami terlebih dahulu tindakan apa saja yang perlu dilakukan dan jangan dilakukan ketika bayi muntah.

- Jangan panik
Cari tahu tentang perbedaan muntah yang normal dan tidak normal. Ketika bayi muntah setelah minum susu, akibat batuk atau menangis dan hanya berupa cairan susu saja maka ayah ibu tidak perlu panik, namun ketika bayi muntah disertai dengan darah atau berupa cairan hijau maka ayah bunda harus segera menemui dokter.

- Jangan mengangkat bayi yang muntah
Insting orang tua pertama kali ketika melihat bayinya muntah tentu saja mengangkat bayi dengan tujuan untuk menenangkannya karena takut menangis. Tindakan tersebut justru salah. Jika bayi muntah, segera miringkan bayi atau telungkupkan dan biarkan bayi muntah sampai tuntas. Mengangkat bayi hanya akan menghambat cairan muntah yang hendak keluar, sehingga cairan tersebut akan masuk kembali yang justru akan sangat berbahaya bagi bayi apalagi jika cairan masuk ke saluran pernafasan.

- Sendawakan bayi setiap setelah minum susu
Jangan langsung meletakkan bayi di pembaringan setelah minum susu tapi bayi harus disendawakan terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan untuk mengurangi frekuensi muntah atau gumoh pada bayi. Dengan bersendawa artinya semua susu yang diminum oleh bayi seluruhnya masuk ke perut dan tidak ada yang tersisa di saluran tenggorokan yang menjadi penyebab utama bayi muntah.

- Perhatikan posisi menyusui
Posisi menyusui juga penting untuk diperhatikan. Pastikan posisi kepala bayi lebih tinggi untuk mengindari cairan susu kembali ke tenggorokan.

- Pastikan tidak mengalami dehidrasi
Kadang bayi memuntahkan semua yang baru saja dikonsumsinya, pastikan bayi tidak mengalami dehidrasi setelah muntah. Jika iya, yang ditandai dengan bayi kembali menangis dan mencari susu, tenangkan bayi terlebih dahulu baru kembali berikan susu.

Frekuensi muntah atau gumoh akan menurun seiring bertambahnya usia bayi karena sistem pencernaan yang semakin sempurna. Biasanya, bayi tidak lagi mengalami gumoh setelah menginjak umur satu tahun.